Kamis, 21 Januari 2010

DEMI MOBIL SESUAP NASI

Kata orang, tinggal di Jakarta kudu berani. Nggak malu, tapi no problemo kalo kita malu-maluin. Yang peting perut bisa kenyang. Sayangnya, prinsip tersebut malah menjerumuskan manusia menjadi orang yang melanggar norma-norma, termasuk norma agama. Dosa, menjadi sesuatu yang biasa.



Salah satu pekerjaan yang seringkali digosipkan penuh dengan kelicikan adalah tukang tambal ban. Lho, what's wrong with tukang tambal ban? Kalo cuma sekadar nambal ban barangkali nggak masalah. Namun yang terjadi, banyak tukang tambal ban yang melakukan tindakan kriminal guna mengejar perut supaya kenyang.

Modus operandi tukang tambal ban adalah menyebarkan paku atau benda-benda yang bisa membuat ban kempes ke jalan raya. Jaraknya seratus meter dari lokasi tempat mangkal tukang tambal ban. Paku disebarkan, ban kempes perlahan-lahan, dan tepat di jarak seratus meter dari paku-paku yang ditebarkan ada tukang tambal ban. Luar biasa bukan?

Banyak titik-titik dimana seringkali terjadi penebaran paku. Sudah banyak korban yang berjatuhan. Kondisi itulah yang membuat Polisi dan Departemen Perhubungan darat membuat sebuah tanda agar pengendara mobil atau kendaraan bermotor berhati-hati di lokasi yang biasa terjadi penyebaran paku.

all photo copyright by Brillianto K. Jaya

Sabtu, 16 Januari 2010

500 JUTA PER KAMAR!

Angka tersebut bukan harga mobil, bukan pula harga sebuah apartemen, tetapi sebuah kamar di penjara Cipinang. Inilah yang penulis kutip dari +DETIK NEWS, Sabtu, (16/1/2010).

"Di Rutan Cipinang, tarifnya bisa berkali-kali lipat," kata seorang istri narapidana yang minta dirahasiakan identitasnya saat dihubungi detikcom.

Biasanya yang menempati kamar seharga 500 juta perak itu adalah koruptor kelas kakap. Koruptor ini menjadi tambang emas oknum petugas rutan. Salah satunya, seorang mantan menteri departemen papan atas yang kini terjerat proses hukum di Tipikor.

"Istrinya setiap hari menangis. Saking banyaknya pungli," tambahnya. "Pungli mulai dari menyerahkan KTP untuk ditukar kartu pengunjung. Lalu di ruang serba guna Lapas Cipinang. Nanti, pada saat penggeledahan baju, diberi opsi, mau digeledah apa tidak, kalau tidak mau digeledah, kasih saja tips. Kalau mau digeledah, masih dipungut pungli juga, basa-basinya buat uang nitip hp," tambahnya.


Penjara Cipinang, Jakarta Timur. Kata mantan napi, ada uang ada kenikmatan. Sudah bukan rahasia lagi, pepatah itu berlaku di penjara. Mereka yang punya duit, akan bisa memiliki kenikmatan. Anehnya, kalo sudah lama ada, kenapa Menteri Kehakiman dari dulu nggak melakukan tindakan ya? Aneh! Jadi curiga...

Menurut data Indonesian Corruption Watch (ICW - +Johar Manikam), pungli di Penjara Cipinang *cc +Timothywilliam Purba*  mencapai Rp 4,8 miliar pertahun. Belum lagi pungutan dari remisi, pembebasan bersyarat, izin keluar untuk berobat hingga cuti menjelang bebas. Data ICW juga menyebutkan, pungli dari uang lauk pauk bisa mencapai angka Rp10,8 miliar per tahun.

"Setiap urusan tadi ada hitungannya. Untuk pembebasan bersyarat bisa sampai Rp 2,8 miliar per tahun. Dan untuk remisi bisa sampai Rp1,5 miliar per tahun," kata peneliti ICW, Illian Deta Arthasari.

JAKARTA'S ICONS

MONAS

Monumen Nasional or National Monument, which is located in the center of Jakarta, was built in the 1960s. The architects of this monument were Soedarsono and Frederich Silaban, with Ir. Rooseno as consultant.




On top of this monument is a flame of fire made of 14,5 tons of bronze plated with 35 kg of gold, which symbolizes the struggle of the Indonesia people to achieve independence.

KERAK TELOR

This is one of yummy dekicacy from Jakarta. The main ingredients are sticky rice, an egg (usually duck), ground dried shrimp, fried shallots, and dried shredded coconut. You can buy this snack in various places in Jakarta, especially in the month of June, around the time of Jakarta's anniversary.



ONDEL-ONDEL

Ondel-ondel is a pair of huge dolls that's featured at almost every celebration in Jakarta. The height of the dolls is about 2.5-3 meters with a body diameter of about 80 cm. Besides attire and hairstyle, what differentiate the gender is the color of the face: red for male and white for female.


BUSWAY


Started on January 15, 2004, the Transjakarta Bus or usually called "Busway" was inspired by Transmilenio, a successful bus system in Bogota, Colombia. The Busway was made to provide Jakartas with a more comfortable and reliable means of transportation.


all photos copyright by Brillianto K. Jaya
all contents from C'n S vol 7 No.56 May-June 2008.

Minggu, 10 Januari 2010

SEBUAH PERLAWANAN KAUM TERTINDAS DENGAN KOIN

Nggak ada tokoh di dunia ini sehebat Pritta Mulyasari. Ketika pengadilan negeri memutuskan denda pada Pritta sebesar Rp 204 juta, perlawanan pun terjadi. Yakni perlawanan dengan koin.

Hampir 90% warga Indonesia mendukung gerakan koin peduli. Mereka melawan Rumah Sakit OMNI yang dianggap melakukan kedzoliman pada Pritta. Awal targetnya cuma membayar denda Rp 204 juta pada pihak pengadilan. Ternyata koin melebihi dari target, yakni sebesar Rp 810,940.


Rabu, 23 Desember 2009

MENIKMATI HIDUP DENGAN SAMPAH

Di kota besar kayak Jakarta ini, orang-orang sudah terbiasa hidup dikelilingi oleh sampah. Kenapa bisa begitu? Sebab, jumlah sampah di Jakarta ini sungguh luar biasa banyaknya dan hampir 58% berasal dari sampah rumah tangga.


Meski ada sebuah kali di kawasan bisnis jalan Sudirman, tetap yang namanya sampah bejibun volumennya. Jadi keharuman parfum para Executive Muda tetap terkalahkan dengan aroma bau sampah yang ada di samping gedung-gedung yang tinggi menjulang di Sudirman.

Dengan jumlah penduduk yang setiap tahun meningkat, diperkirakan pada tahun 2020, sampah yang dihasilkan per hari mencapai sekitar 500 juta kg atau sekitar 190 ribu ton per tahun. Jumlah sampah Jakarta kalo nggak diangkut selama 2 hari akan setinggi Candi Borobudur. Gokil nggak tuh?!



Kalo sudah terbiasa hidup dikelilingi sampah, menghirup aroma kali butek yang penuh dengan sampah sudah nggak masalah. Tapi terbayang kalo tiba-tiba perahu gantung ini terbalik dan penumpangnya nyemplung ke kali, kira-kira mereka mati nggak ya? Bukan mati tenggelam, tetapi kemasukan air kali yang luar biasa hitamnya.

Kamis, 10 Desember 2009

PETUGAS KEBERSIHAN DI BUSWAY ITU BERNAMA TAMARA BLESZYNSKI

Malang betul nasib Tamara Bleszynski. Setelah membintangi film Air Terjun Pengantin, dimana ia tampil seksi, ia bekerja sebagai petugas cleaning service di halte busway. Setidaknya foto diri Tamara membuktikan itu. Lihatlah!





Ah,ini memang cuma terjadi di Indonesia. Orang-orang iseng (bahasa lainnya kreatif)seringkali membuat keisengannya dalam bentuk apa saja, sehingga keisengan itu membuat orang lain tersenyum, bahkan sampai tertawa terbahak-bahak. Ini terjadi di halte busway yang berada di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ada sebuah tempat sampah, dimana di bawah tulisan PETUGAS KEBERSIHAN atau CLEANING SERVICE ON DUTY.

Selasa, 01 Desember 2009

MOTOR AGAIN! MOTOR AGAIN!

Saya senang banget komunitas di Indonesia ini tumbuh pesat. Pasti semua komunitas punya tujuan mulia, termasuk komunitas motor. Kalo aksi sosial mah udah biasa. Yang dipentingkan justru pembelajaran kedisiplinan. Tanpa kedisiplinan, nggak akan mungkin terjadi sebuah lalu lintas yang lancar, selancar air sungai.

Saya seringkali penasaran ingin menanyakan pada seluruh komunitas motor di tanah air ini, apakah ada salah satu agenda komunitas mereka adalah mendidik masalah kedisiplinan berlalu lintas. Kalo pun ada, apakah kemudian direalisasikan di jalan raya? Padahal kalo kita hitung-hitungan, ada 100 komunitas motor, dimana masing-masing punya anggota minimal 50 orang, artinya ada 5.000 orang. Nah, kalo ada 5.000 pengendara motor yang sudah mengikuti pendidikan kedisiplinan dan menerapkan di jalan, maka akan ada 5.000 pengendara motor yang disiplin.

Dari 5.000 pengendara bermotor yang disiplin itu mengajarkan soal kedisiplinan berkendaraan -termasuk mematuhi rambu-rambu-, maka akan ada para pengikutnya. Kalo 1 pengendara mengajarkan ke 1 penggendara motor lain, maka akan ada 1.000 orang pengendara motor yang disiplin. Luar biasa bukan? Sistem ini mirip Multi Level Marketing (MLM).

Sayang seribu kali sayang, sampai detik ini tingkat kedisiplinan kendaraan bermotor nggak berubah, bahkan kayaknya lebih parah. Mungkin sudah terlalu banyak yang punya motor kali ya? Dan karena nggak disiplin, kejadiannya pun kayak begini, deh....


Trotoar sebagai pembatas jalan pun dihajar demi mengejar waktu. Padahal ada belokan yang nggak jauh-jauh amat dari tempat situ.


Meski sudah ada larangan memarkir kendaraan di jalur hijau, tetap aja parkir di situ. akibatnya rumput yang seharusnya tumbuh, eh jadi "botak".


Nggak pernah berniat berhenti di belakang garis zebra cross. Selalu di depan garis atau berada di bawah jembatan, berharap begitu ada kesempatan menggeber motor,ya digeber, meski lampu lalu lintas belum menunjukan warna hijau sebagai tanda silahkan jalan.


 

Saya yakin, mereka melakukan pelanggaran itu atas kesadaran dan kemudian akhirnya menjadi kebiasaan yang dianggap lazim. Entahlah mereka (para pelanggar) sadar juga apa enggak, bahwa mereka mewarisi generasi yang TIDAK DISIPLIN. Betapa tidak, baik anak-anak muda maupun bapak-bapak, ibu-ibu, menjadi langganan melanggar. Anak-anak muda berseragam sekolah, melanggar. Bapak-Bapak atau Ibu-Ibu yang mengantarkan anak-anak mereka sekolah melanggar.

Anak-anak yang masih kecil sudah terbiasa melihat Bapak dan Ibunya menerobos lampu merah, berhenti di garis zebra cross, melawan arus, nggak pake helm, dan aneka pelanggaran lain. Anak-anak mereka terlatih untuk melihat pelanggaran yang terjadi, sehingga mereka pun menyimpulkan...

1. Lampu merah tetap boleh jalan
2. Tanda verdoben tetap bisa dilalui
3. Tidak pakai helm, no problem
4. Naik trotoar, it's OK
5. dll

Itulah Indonesia! Negara muslim terbesar. Yang katanya memiliki sopan santun dan berbudaya luhur.
all photos copyright by Brillianto K. Jaya